Jumat, 27 September 2013

Jenis Ciuman yg haruz anda Hindari dengan Pasangan

Ciuman itu bisa menghangatkan suasana dan memancing kemesraan. Selain mengungkapkan kasih sayang, sebuah ciuman ternyata bisa mempengaruhi jalannya kisah cinta Anda dengan pasangan.
Ladies, meski ciuman menjadi salah satu hal yang penting, namun ada kalanya Anda harus menahan diri mencium pasangan Anda. Faktanya, ada tiga jenis ciuman yang justru memudarkan antusiasme hubungan cinta tersebut.
Ciuman Tanpa Hasrat
Ciuman ini sering terjadi sebagai bentuk komunikasi. Sayangnya, ciuman ini malah akan terasa hambar karena sering dilakukan dan tak ada gairah di dalamnya.
Misalnya ketika Anda dan dia baru sama-sama pulang dan saling mengecup bibir satu sama lain hanya untuk mengawali pertanyaan mau makan apa malam ini. It's actually not a good intro.
Ciuman Bersahabat di Pipi
Ternyata, kebanyakan pasangan seharusnya memprioritaskan ciuman di bibir bagi pasangannya. Mengapa? Karena umumnya ciuman di pipi hanya untuk saudara, sahabat dan anak-anak.
Mungkin hal ini terdengar biasa, namun sebuah ciuman di bibir untuk pasangan ternyata berhubungan dengan keintiman Anda dengannya. Serta bisa menimbulkan kesalahpahaman pada pasangan yang mengira ada masalah dalam hubungan atau diri mereka.
Ciuman di Udara
Menurut babble.com, ciuman di udara adalah sebuah ciuman yang tak semestinya terjadi pada pasangan. Mengapa? Karena kebanyakan ciuman sejenis ini dilakukan selebritis pada fansnya. Ciuman ini tidak direkomendasikan karena terkesan terbagi untuk banyak orang.
Masih sering melakukan ciuman ini dengan pasangan Anda? Jangan khawatir, belum terlambat untuk mengatasinya.
Berikan rangkulan hangat pada pasangan dan berikan dia ciuman yang istimewa, dalam dan penuh gairah. Ciuman ini mungkin terasa aneh di awal, namun akan selalu dirindukan keesokan harinya.

5 Ciri Pria yg Tidak Jatuh Cinta pada Anda

Anda sudah sering membaca artikel tanda-tanda pria yang sedang jatuh cinta atau naksir seorang wanita. Kali ini, Anda akan membaca artikel kebalikannya.
Mungkin sikapnya manis dan baik, tapi itu tidak cukup membuktikan apakah dia memang jatuh cinta pada Anda. Jangan dulu ge er atau memberi cap Pemberi Harapan Palsu pada sang pria. Bisa jadi dia memang sekedar baik tanpa maksud berhubungan lebih dengan Anda. Agar tidak tenggelam lebih jauh, kenali ciri-cirinya:
Selalu Anda Yang Menghubunginya
Pria yang sedang jatuh cinta akan mencuri-curi waktu untuk 'mengganggu' Anda, entah sekedar mengatakan Anda gendut, jelek atau yang lebih manis seperti menanyakan apakah Anda sudah makan, sudah minum obat dan sebagainya. Jika dia tidak pernah melakukan itu dan selalu Anda yang pertama kali mencarinya, dia tidak tertarik untuk mengenal Anda.
Sering Membatalkan Janji
Pria yang sedang jatuh cinta akan melakukan berbagai cara agar janji yang diucapkan tidak batal. Jika pria yang Anda kira jatuh cinta itu sering membatalkan janji di menit terakhir, tidak merasa berdosa bahkan tidak minta maaf, berarti dia tidak sedang dalam upaya untuk membuat dirinya tampak hebat di depan Anda.
Cuek dan Tidak Terlalu Peduli Dengan Anda
Mungkin sikapnya manis, tapi apakah dia memang peduli dengan Anda? Misalnya Anda mengirim pesan tertulis atau meneleponnya, apakah dia segera membalas dan mengangkat telepon? Jika dia selalu beralasan sibuk, berarti dia tidak tertarik dengan Anda, karena pria yang sedang jatuh cinta seringkali mendahulukan kepentingan wanita yang dia incar hingga berhasil mendapatkan hatinya.
Tidak Memberi Panggilan Sayang
Salah satu indikasi pria yang sedang jatuh cinta adalah memberi panggilan sayang atau panggilan khusus untuk Anda. Panggilan itu bisa saja menyebalkan seperti, gendut, chubby, dan sebagainya, atau panggilan manis dan cute. Jika pria itu tetap memanggil Anda dengan nama biasa atau panggilan yang juga dilakukan teman-teman Anda, sepertinya dia belum jatuh cinta dengan Anda.
Tidak Menyentuh Anda di Tempat Umum
Pria selalu ingin menunjukkan kepemilikan di depan semua orang, termasuk wanita yang dia cintai. Karena itu, biasanya pria yang lebih berinisiatif merangkul bahu atau menggandeng tangan wanita, hal itu membuat dirinya tampak hebat karena bisa menjaga Anda, atau sebagai sinyal "Wanita ini milik saya!". Jika pria yang Anda suka tidak pernah menyentuh di tempat umum, kemungkinan besar dia memang tidak jatuh cinta dengan Anda.

7 Ciri Pria yg serius Berhubungan dengan Anda

Susah juga ya kalau sudah berhubungan dengan seorang pria. Walaupun dia sudah berkali-kali mengatakan serius menjalin hubungan, tapi hati tetap tidak yakin dengan apa yang dia ucapkan.
Well, jika kata-kata tidak bisa meyakinkan hati Anda, lihat sikap dan perbuatan kekasih Anda. Jika dia telah melakukan hal-hal di bawah ini, dia memang menjalin hubungan asmara yang serius dengan Anda.
Dia Minta Bantuan Anda
Pria biasanya sungkan dan enggan meminta bantuan dari wanita yang baru dikenal atau wanita yang masih dalam tahap pendekatan. Biasanya pria yang lebih sering menawarkan bantuan. Tetapi jika kekasih Anda meminta bantuan Anda, entah itu sekedar menemani membeli kado untuk sepupunya atau meminta sedikit waktu karena dia ingin bercerita tentang masalah dengan atasan, itu adalah tanda bahwa dia percaya dengan Anda.
Menceritakan Kehidupannya
Tidak banyak pria yang mau terbuka tentang kehidupannya, apalagi masa lalu kelam yang pasti dimiliki semua manusia. Jika pasangan Anda menceritakan ini secara terbuka, maka berbahagialah, dia tidak ingin lagi menutupi hidupnya hanya supaya Anda mau menerimanya. Inilah titik balik Anda, apakah Anda tetap mau bersamanya, atau meninggalkannya setelah tahu masa lalunya.
Menyentuh Anda di Tempat Umum
Menggandeng tangan atau merangkul bahu saat jalan, atau mungkin mencium kening Anda saat ulang tahun, itu adalah tanda bahwa Anda sudah jadi 'miliknya'. Dia bangga berada di dekat Anda dan tidak ingin jauh dari Anda.
Dia Masuk Dalam Dunia Anda
Jangan dulu kesal saat dia menanyakan tentang sahabat-sahabat Anda, atau bagaimana skripsi Anda, atau bagaimana pekerjaan kantor dan sebagainya. Pria yang serius dengan hubungannya akan menjadikan kehidupan Anda dalam kehidupannya. Apa yang menjadi kehidupan Anda, sedikit banyak juga akan menjadi kehidupannya.
Dia Membawa Anda Masuk ke Kehidupannya
Demikian juga sebaliknya. Pria yang serius akan membawa Anda masuk dalam kehidupannya. Dia dengan senang hati memperkenalkan Anda sebagai "My only one" pada sahabat-sahabatnya. Dia juga membiarkan Anda tahu kebiasaannya setiap hari, termasuk kebiasaan-kebiasaan joroknya tanpa takut Anda akan lari meninggalkannya.
Mau Berkompromi
Pria dan wanita sama-sama punya potensi untuk keras kepala dan tidak mau mengalah, dalam hal ini biasanya pria yang meninggikan ego. Tapi bila kekasih Anda sering berkompromi, mau mengalah untuk beberapa hal hingga menemukan titik temu, maka itulah tanda bahwa dia mau mendengarkan Anda dan tidak sekedar membesarkan egonya.
Memperkenalkan Anda pada Keluarganya
Poin terpenting untuk mengetahui keseriusannya adalah.. dia memperkenalkan Anda pada keluarganya. Pria masa kini biasanya tidak takut berkenalan dengan keluarga wanita yang disukainya, dengan alasan supaya Anda bisa mudah diberi kepercayaan membawa anak gadis mereka. Jangan senang dulu bila dia sudah diterima keluarga Anda, apakah Anda juga sudah dikenalkan pada keluarganya?
Ini adalah hal yang penting karena menjadi pertimbangan apakah dia memang serius dengan Anda atau tidak. Jika keluarganya tinggal jauh di kota lain atau negara lain, itu tidak akan jadi alasan. Pria yang serius akan bersemangat memperkenalkan Anda dengan keluarganya, secara langsung ataupun melalui telepon. Jadi.. santai saja saat dia memperkenalkan keluarganya pada Anda, ini adalah sinyal yang baik untuk menilai keseriusannya.

3 kesalahan Komunikasi yg menyebabkan putus Cinta

Sudah pelajaran lama kalau komunikasi adalah hal yang sangat penting dalam sebuah hubungan. Tanpa adanya komunikasi yang baik, Anda dan pasangan akan sulit bekerjasama dalam merintis hubungan cinta ini.
Namun, belum banyak orang yang paham bagaimana komunikasi dengan pasangan yang seharusnya. Interaksi ini bukanlah sekedar bertanya apa kabar, sedang apa dan di mana. Lebih dari itu, hal ini berhubungan dengan cara Anda dan dia saling berkomunikasi.
Berikut ini adalah kesalahan yang sering dilakukan oleh para pasangan dalam berkomunikasi dan menjadi penyakit yang menggerogoti hubungan Anda dan si dia.
Tidak Mengatakan Yang Sebenarnya
Tahukah Anda? Sebuah kebohongan kecil bisa menaburkan virus-virus kecurigaan tanpa Anda sadari. Berhasil berbohong sekali, akan membuat Anda berpikir untuk berbohong yang kedua kali. Begitu seterusnya hingga tanpa Anda sadari hal ini menjadi kebiasaan.
Bila Anda meminta hubungan yang saling mempercayai, maka jangan mengkorupsi kepercayaannya meski hanya dengan kebohongan kecil yang sederhana atau menutupi suatu kebenaran yang semestinya Anda katakan.
Berhenti Menjadi Pendengar
Banyak hubungan yang berakhir karena banyak orang lebih ingin jadi yang benar dan didengarkan daripada menjadi bahagia bersama dengan pasangannya. Itulah salah satu pesan yang disampaikan oleh pakar hubungan cinta, Virginia Clark. Kesalahan komunikasi umumnya adalah menjudge pasangan dan menyalahkan mereka.
Saat Anda menginginkan sebuah hubungan yang romantis, maka jangan lelah untuk menghargai pasangan Anda. Jangan berhenti mendengar bila Anda ingin didengar. Saling mendengarkan akan mempertemukan Anda dengan keseimbangan. Dengan begitu Anda bisa saling berintrospeksi, bukan saling meyakinkan siapa yang benar dan siapa yang salah.
Bicara Kasar
Semua orang tumbuh dalam budaya yang 'mendewasakan cara bicara' mereka. Ada yang begitu ceplas-ceplos, ada juga yang sangat pandai dalam menempatkan diri saat berbicara. Namun tak ada yang benar-benar suka dengan kata-kata kasar, apalagi bila itu keluar dari mulut pasangan.
Saat Anda mengucapkan kata kasar pada pasangan Anda, maka saat itu sudah ada lubang di hati yang tak akan terhapus dan tak akan ia lupakan. Mungkin hidup dalam cacian akan membuat Anda lebih kebal dengan omongan satu sama lain. Namun juga menjauhkan Anda dari cinta yang sesungguhnya.
Ladies, jangan ragu untuk berkata jujur pada pasangan. Jangan lelah untuk saling mendengarkan. Jangan tabu meminta maaf bila memang Anda melakukan kesalahan. Semoga tips ini bisa membuat Anda lebih bijak berkomunikasi dengan pasangan.

5 Tindakan Emosional yg Bisa membebaskan Strezz

Kita hidup di antara banyak orang, kebiasaan dan perbedaan. Seringkali, demi bisa menyatu di antaranya, kita memangkas kebutuhan-kebutuhan kita sendiri dan mengabaikan kebahagiaan kita.
Ladies, jangan ragu mengutarakan apa yang Anda pikirkan. Anda berhak menjadi diri Anda sendiri dan tak terlalu menjaga image secara berlebihan di depan banyak orang. Hal ini menyebabkan Anda memendam kesukaan bahkan kekecewaan sendiri pada orang lain sehingga malah bikin stres hingga sakit.
Tahukah Anda, beberapa tindakan yang nampak sensitif dan emosional di bawah ini justru bisa membantu Anda meredakan stres.
Menangis
Air mata itu tak hanya membersihkan mata, namun juga membersihkan hati dan pikiran Anda. Setelah sekian lama memendam beban itu, biarkanlah ia mengalir dengan hangatnya air mata Anda.
Menangis adalah salah satu tindakan emosionil yang menyehatkan. Tak hanya saat sedih, tapi juga saat bahagia. Selain meringankan beban pikiran, menangis yang menyembuhkan bisa membuat Anda lebih berenergi dan lebih siap menghadapi tantangan esok hari.
Egois
Ladies, Anda tak harus menyenangkan semua orang. Ada bagian yang harus dipenuhi dalam hidup Anda, yaitu memilih dan memutuskan. Dalam hal ini, seringkali orang terlihat bijak atau egois di mata orang lain
Tidak masalah, itu adalah anggapan orang. Yang terpenting adalah 'keegoisan' ini memang sudah siap Anda tanggung resikonya dan merupakan keputusan terbaik yang telah Anda pikirkan.
Cinta
Setiap orang sesungguhnya sudah dibekali rasa cinta. Mengapa mencintai begitu menolong dalam meredakan stres?
Mencintai (dan dicintai) membuat kita cenderung saling berbagi dan saling menginspirasi. Kini Anda tak sendiri, namun ada pasangan yang menemani.
Akan lebih maksimal bila cinta itu saling bertautan, karena bila bertepuk sebelah tangan, malah akan menimbulkan kegalauan.
Marah
Dalam porsi yang cukup, marah bisa mengakomodir emosi terpendam Anda. Tapi bagaimanakah marah yang menyehatkan dan meredakan stres?
Well, tidak semua orang paham ketegasan Anda tanpa disertai sedikit amarah. Kadang Anda juga perlu mengungkapkannya dengan tegas dan sedikit lebih 'gahar' lewat marah. Bukan dengan caci maki atau dengan cara keji.
Namun menjadi pemarah bukanlah kunci untuk menyelesaikan masalah ya, Ladies.
Tertawa
Tertawa adalah media paling menyenangkan dalam meredakan stres. Banyak-banyaklah bergaul dengan mereka yang punya 'smart jokes', maka Anda bisa mendapatkan lebih banyak inspirasi untuk mengusir stres.
Bila Anda sedang mengalami stres, jangan dipendam karena akan membuat pikiran Anda makin terbebani. Lebih baik, ekspresikan dengan cara yang paling tepat menurut Anda.. Selamat mencoba.

5 Alasan untuk menunda Bilang " I love you "

Cinta merupakan hal yang begitu spesial untuk diungkapkannya. Saking spesialnya, sepertinya kita bisa berpikir berkali-kali untuk menunda mengatakan cinta. Well, namun perasaan cinta itu tetap harus diungkapkan. Hanya saja bila Anda harus menundanya, maka inilah alasan yang tepat.
1. Mitos 'Love at First Sight'
Jangan buru-buru katakan cinta. Mungkin dia menghantui pikiran Anda sejak pertama kali melihatnya, namun tidak semua cinta pada pandangan pertama itu nyata adanya. Karena ibarat penglihatan, Anda baru tahu sekilas dan belum mengamati lebih dalam. Jadi, daripada kecewa, sebaiknya tunda dulu untuk mengatakannya.
2. Benarkah Ini Cinta?
Hal kedua yang bisa menahan Anda untuk mengutarakan cinta adalah untuk mendefinisikan perasaan Anda. Benarkah Anda mencintainya? Atau hanya simpati saja? Jangan buru-buru mendefinisikan cinta, kecuali Anda bisa tekun untuk meniti cinta tersebut.
3. Menjaga Kualitas
Ini khusus untuk Anda yang sudah berhubungan. Tak semua pasangan bisa menghujani pasangannya dengan kata-kata romantis. Bukan hanya karena mereka bukan tipikal orang yang romantis, namun sebagian orang memilih untuk menahan diri dalam mengatakan perasaannya karena ingin menjaga kualitas. Maksudnya agar apa yang mereka utarakan bisa diterima sepenuhnya oleh pasangan mereka dan tidak mengalami penurunan kesan karena terlalu sering diucapkan.
4. Sudah Siapkah Anda Untuk Terikat/Komitmen?
Cinta itu bukan sekedar sayang-sayangan ala anak muda. Cinta sebenarnya itu mengemban tanggung jawab karena Anda akan berhadapan pada komitmen. Sedangkan bila Anda belum memikirkan hal tersebut, mungkin Anda belum serius mencintai. Jadi, jangan katakan cinta. Karena bagi sebagian orang, cinta itu teramat sakral dan mengikat maknanya.
5. Berbeda Dengan Film
Menunda mengutarakan cinta memang tidak ada salahnya. Kehidupan ini bukan film yang bisa Anda set atau mengikuti alur pikiran Anda. Kadang maksud kita tulus, namun bisa saja orang lain menganggap hal itu main-main. Kadang kita bermaksud serius, ternyata si dia tidak siap dan akhirnya menjauh. So, pikir-pikir dulu untuk mengutarakannya.

10 kata yang tidak boleh anda katakan pada pasangan

Dengan siapapun itu, kita tentu berusaha menjaga agar mulut kita tak menyakiti orang lain. Apalagi dengan pasangan kita sendiri.
Seringkali kita memang mudah tersulut oleh emosi dan kita kan saling tunjuk ke wajah orang yang kita sayangi. Well, semarah apapun kita, hindari deh menggunakan beberapa kata di bawah ini.
Tidak Pernah
"Kamu tidak pernah mengerti aku!" Wah, ini nih yang bahaya banget. Ketika Anda mengatakan tidak pernah, seolah tak sekalipun dia pernah melakukan kebaikan bagi Anda.
Selalu
Ini adalah kata yang sama ngerinya dengan kata 'tidak pernah'. Karena kata 'selalu' biasanya digunakan untuk menekankan pada kesalahannya.
Benci
Ketika Anda mengatakan benci, baginya seolah tak ada lagi cinta yang tersisa. Memang mungkin Anda sedang dilanda emosi, namun sekaligus Anda menyakiti hati pasangan Anda.
Gemuk
Bagi beberapa orang, menyinggung bentuk tubuh adalah hal yang sensitif. Mengatakan hal ini pada mereka akan merusak dua hal, hubungan Anda dengannya dan kepercayaan diri orang tersebut.
Bodoh
Mengucapkan kata 'bodoh' dan semacamnya, rupanya bukan ide yang bagus bahkan dalam bercanda. Tidak setiap saat orang bisa memahami hal tersebut. Kalau mereka memang bodoh, tak mungkin Anda menerimanya di sisi Anda sekarang bukan?
Malas
Jangan katakan ini pada pasangan. Bukannya membuat mereka termotivasi, malah membuat mereka tidak simpati pada Anda.
Dia Meniru Itu Darimu (Khusus untuk yang sudah memiliki anak)
Bila anak Anda nakal dan membuat Anda emosi, jangan sampai Anda menuduh sifatnya adalah turunan dari pasangan Anda. Hal itu teramat menyakitkan, seolah Anda menyesali apa yang Anda miliki saat ini (pasangan dan anak Anda).
Jelek
Saat pasangan Anda memberi Anda sesuatu atau memasakkan namun tidak sesuai dengan keinginan Anda, hindari untuk memberikan respon yang negatif. Terima kasih adalah kata yang cukup untuk membuatnya merasa lega.
Itu bukan masalahku
Hey, Anda dan dia adalah pasangan, bukan? Maka adalah tugas Anda untuk saling membantu sama lain. Bila Anda merasa tahu tentang cinta dan mengaku partner sejatinya, statement ini tidak bijak untuk dikatakan pada pasangan Anda.
Mantanku dulu...
Biarlah setiap orang memiliki masa lalu. Tak perlu mengungkit tentang mantan kekasih Anda di masa lalu pada pasangan Anda sekarang. Cukup menyakitkan bagi mereka mengetahui apa yang bisa dilakukan mantan Anda dan tak bisa dilakukan olehnya.
Don't let your spouse hurt. Hindari mengucapkan kata-kata di atas agar ia tak sakit hati. Sebaliknya, selalu ungkapkan kata cinta pada pasangan Anda agar hubungan makin mesra dan saling menghangatkan.